Semangat Mencapai Pendidikan
Saat jam istirahat pada
saat bel berbunyi murid-murid berhamburan keluar kelas untuk membeli kue di
Warung Bu.Ali.
Saat Diah dan Tasya makan di gazebo tiba-tiba Diva dan Cania
datang menghampiri mereka dan duduk disebelah mereka.
Diva : “Minggir-minggir, cari tempat yang
lain.”
Tasya : “Loh kan masih banyak tempat, kenapa kalian
berdua menyuruh kita pindah?”
Diah : “Yasudah. Ayo Tasya kita pergi saja,
biarkan mereka duduk disisni.”
Kemudian bel masuk berdering, dan Bu
Syarifah masuk ke kelas.
Bu
Syarifa : “Anak-anak hari ini kita
ulangan.”
Diah : “Baik bu”
Diva :
“Diah, Diah jangankan kamu dapat nilai bagus, beli buku saja kamu tidak mampu.”
Bu Syarifa : “Diva kamu jangan bilang begitu, kasihan diah, ayo minta maaf ke
Diah”
(Kemudian Diva minta maaf dengan terpaksa
kepada Diah.)
Keesokan harinya Diva menghampiri
Diah yang tengan Belajar bersama Tasya.
Diva : “Hei Diah, kamu jangan GR dulu
kemarin aku minta maaf ke kamu itu karena disuruh Bu.Syarifah dan itu pun
karena terpaksa.”
Diah hanya diam dan tidak
membalas perkataan Diva.
Tasya
: “Diva, kalau Diah hanya diam itu bukan
berarti dia lemah, dia hanya tidak ingin mempunyai masalah denganmu.”
Cania : “Diah buat apa kamu belajar,
meskipun kamu belajar kamu gak akan bisa ngalahin Diva.”
(Diva dan Cania pun pergi meninggalkan
mereka berdua.)
Tasya : “Diah kamu harus bisa buktikan ke
mereka kalau kamu bisa mengalahkan mereka”
Diah : “Tapi rasanya itu tidak mungkin”
Tasya : “Itu akan mungkin jika kamu mau
berusaha”
Diah : “Tapi,...”
Tasya : “Diah dengerin aku baik-baik jika
kamu berusaha semua akan terjadi, kamu akan menunjukkan kepada Diva yang
terbaik bahwa kamu bisa seperti dia. Apa kamu mengerti tidak usah takut dan
percayalah pasti kamu akan berhasil”
Diah : “Baiklah.”
Sejak saat itu Diah mulai sedikit demi sedikit berusaha
untuk menunjukkan yang terbaik kepada semua terutama kepada Diva.
Suatu hari Diva tengah berada dia antara kakak kelas,
untuk masuk kelasnya dia melewati kelas 9, tiba-tiba Diva dibully oleh kakak
kelasnya. Ia diperlakukan kasar oleh kakak kelasnya. Sesampainya di kelas ia
menangis dan merenung apa sesakit ini di bully?. Ia akhirnya langsung sadar dan
bertanya pada diriya apakah sesakit ini yang Diah rasakan saat di bully?, Diva
spontan merasa bersalah kepada Diah, ia berniat ingin meminta maaf kepada Diah
atas apa yang ia lakukan.
Saat di kelas sepi hanya ada Diah, Diva, dan Cania datang.
Diva : “Diah...”
Diah : “Ada apa?”
Diva : “Aku minta maaf, karena aku selalu
membully kamu.”
Diah : “Iya, tidak apa-apa.”
Kemudian merekapun menjadi sahabat dan merekapun selalu
belajar bersama untuk mencapai prestasi bersama.
Semoga Membantu:-)
Terima Kasih .....
Komentar
Posting Komentar